Siap Bertarung di Arena Pilkada, Vony Francis Bukan Sekadar Formalitas Perempuan, Dia Sangat Berkualitas

Pemilik nama lengkap Yofani Francis atau akrab disapa Vony Francis, bukan sekadar formalitas perempuan, dia sangat berkualitas. Dan siap bertarung di arena Pilkada kabupaten Sikka Provinsi NTT.

Hal ini diungkap Yosef Nong Soni, anggota DPRD Sikka Fraksi NasDem yang mendukung penuh Vony Francis untuk bertarung menjadi calon Wakil Bupati Sikka.

Yosep Nong Soni menjelaskan jumlah penduduk dan pemilih di kabupaten Sikka perempuan terbanyak.

Dari pemilu ke pemilu dan pilkada ke pilkada para perempuanlah yang memenangkan para laki-laki menjadi Bupati, Gubernur, DPR hingga Presiden.

Namun partisipasi perempuan dalam politik praktis di Sikka masih samar.

Nong Soni juga menyinggung UU Pemilu yang mengharuskan ada keterwakilan perempuan minimal 30 persen tapi kenyataannya itu hanya formalitas untuk memenuhi  syarat.

“Saat ini munculnya Vony Francis adalah kebangkitan perempuan di Sikka. Dia menjadi inspirasi bagi kaumnya,”jelas Nong Soni kepada media (7/5/2024) di Silvia budget Hotel, Kupang.

Lebih lanjut Nong Soni juga mengatakan, dirinya akan berjuang bersama kaum perempuan agar harkat dan martabat serta prestasinya bisa dihargai dan dihormati semua pihak.

Nong Soni hadir untuk berjuang bersama para kaum perempuan bahwa sudah saatnya mereka bukan hanya sekedar pelengkap demokrasi tapi mereka harus di beri peran Karena mereka mampu.

Sebagai anak bangsa mereka punya hak dan kewajiban serta tanggungjawab yang sama terhadap bangsa khususnya Nian Tanah Sikka.

Vonny Francis bukan hanya sekadar perempuan yang bermodal nekat untuk maju di Pilkada tetapi dia ditunjang dengan kualitas.

Nong Soni mengatakan rekam jejak Vony Francis bisa diketahui banyak hal yang dilakukan bahkan laki-laki di Sikka belum melakukannya.

“Sebut saja dia bisa mendatangkan beberapa investor untuk berinvestasi di Sikka, dia mendatangkan beberapa program CSR di Sikka untuk mengangkat derajat para petani, penanggulangan stunting dan upayanya dalam menjadikan bonus demografi (pengangguran intelektual).

Vony Francis juga membangun LPK (Lembaga Pelatihan Kerja) bagi para lulusan Kesehatan bidan perawat untuk selanjutnya di kirim ke Jepang dengan gaji yang sangat menggiurkan.

Nong Soni juga menerangkan bahwa publik perlu tahu siapa anak perempuan mereka yang hari ini mengajukan diri menjadi salah satu kandidat di Pilkada Sikka 2024-2029.

Vony Francis maju degan ide dan gagasan, dia paham akan kondisi Sikka hari ini.

Banyak hal yang tak bisa dikerjakan oleh para laki-laki, pasti bisa di kerjakan kaum perempuan, banyak hal yg tidak bisa di selesaikan oleh para laki-laki tapi para perempuan mampu menyelesaikannya.

“Sikka hari ini butuh kehadiran seorang ibu yg bilah dikolaborasikan dengan salah satu pemimpin laki-laki maka hasilnya pasti sangat baik,”bebernya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *