Ketua IKIF Desak Polres Kupang Kota Usut Tuntas Kematian Mahasiswa UPG 1945 NTT

SUARANTT.COM,-Ketua Umum Ikatan Kaum Intelektual Fatuleu (IKIF), Marsel Nomeni, mendesak Polres Kupang Kota untuk mengusut tuntas kasus kematian Yerdi Baikliu, mahasiswa Universitas Persatuan Guru 1945 (UPG 1945) NTT yang ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya.

Marsel menyampaikan desakan tersebut usai bertemu langsung dengan keluarga korban di Kupang. Ia mengaku merasakan duka mendalam atas peristiwa yang dialami keluarga Yerdi.

“Saya sebagai mahasiswa sekaligus Ketua IKIF turut merasakan kesedihan yang dialami keluarga korban. Saat bertemu, saya melihat langsung bagaimana orang tua korban menyampaikan keluhan dengan penuh haru,” ujar Marsel.

Menurutnya, keluarga korban sebelumnya telah melakukan audiensi dengan pihak kepolisian yang menangani kasus tersebut. Namun, hingga kini, mereka belum mendapatkan hasil yang memuaskan.

“Keluarga menyampaikan bahwa sudah ada pertemuan dengan pihak kepolisian, tetapi sampai hari ini belum ada kejelasan. Informasi yang diterima masih sebatas koordinasi,” jelasnya.

Marsel menegaskan agar aparat kepolisian serius dan tidak bermain-main dalam menangani kasus tersebut. Ia menilai, keluarga korban masih bertahan di Kota Kupang demi memperjuangkan keadilan.

“Saya meminta aparat kepolisian bekerja dengan hati nurani dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Kasus ini harus ditangani secara serius agar keluarga korban mendapatkan keadilan,” tegasnya.

Ia juga mengkritik lambannya penanganan kasus yang telah berjalan hampir tiga pekan tanpa kepastian.

“Sudah hampir tiga minggu, tetapi belum ada kejelasan yang diterima keluarga maupun masyarakat. Ini tentu menimbulkan tanda tanya besar,” katanya.

Marsel menambahkan, terdapat sejumlah kejanggalan, termasuk luka-luka pada tubuh korban yang perlu diusut lebih lanjut. Ia juga menyoroti keberadaan kamera pengawas (CCTV) di lokasi kos yang seharusnya dapat membantu proses penyelidikan.

“Adanya CCTV di kos korban seharusnya bisa menjadi alat bantu bagi aparat untuk mengungkap kasus ini secara lebih cepat,” ujarnya.

Ia berharap pihak kepolisian dapat segera bertindak cepat, transparan, dan adil guna mencegah munculnya spekulasi serta potensi gesekan di tengah masyarakat.

“Kami berharap kasus ini segera diungkap secara terang benderang agar tidak menimbulkan kecurigaan dan konflik ke depan,” tutup Marsel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *