HUT Ke-61, Kader Golkar NTT Bergembira di Atas Penderitaan Korban Kekerasan Seksual

SUARANTT.COM,-Menjelang hari ulang tahun ke 61 partai Golongan karya (GOLKAR) ada kader Golkar NTT yang bergembira diatas penderitaan korban kekerasan seksual dan ancaman pembunuhan.

Hal ini terlihat saat, terduga pelaku kekerasan seksual dan ancaman pembunuhan YM ikut dalam euforia, kegiatan jalan santai yang di gelar DPD I partai golkar NTT di kota kupang pada 18 Oktober 2025, dalam rangka menyambut ulang tahun partai Golkar pada 20 Oktober 2025.

Kehadiran YM yang adalah kader partai Golkar sekaligus Anggota DPRD kabupaten kupang menjadi perhatian publik. Sebab kasus ini sudah cukup viral di bumi NTT bahkan perna di angkat media nasional Inews TV, namun belum ada tanda-tanda untuk kader partai Golkar diberi sanksi.

Menariknya lagi, YNS korban kekerasan seksual dan ancaman pembunuhan bersama kuasa hukumnya Rediston Sirait,S.H.,M.H.C.C.D, telah membuat laporan ke DPP partai Golkar di Jakarta beberapa hari yang lalu dan jauh-jauh datang ke NTT untuk menyerahkan semua bukti ke DPD I Partai Golkar NTT dan DPD II partai Golkar kabupaten kupang pada tanggal 17 Oktober 2025. Namun pada tanggal 18 Oktober 2025 YM ber euforia dalam kegiatan partai bersama para pimpinan partai, yakni Sekretaris DPD I Golkar NTT Libby Sinlaeloe, Ketua DPD II Golkar Kabupaten kupang Daniel Taimenas, dan elit partai Golkar lainya seperti Muhammad Ansor, dan istri Gubernur Sekaligus Ketua DPD I Partai Golkar Asti Laka Lena.

Kegembiraan para elit politik partai Golkar tersebut menambah luka kepada korban kekerasan seksual dan ancaman pembunuhan, padahal sebelumnya korban YNS dan pengacaranya sudah datang memohon kepada pimpinan partai agar YM diberi sanksi tegas, dan berharap tidak ada perlindungan bagi terduga pelaku.

Melihat terduga pelaku YM dikelilingi elit partai Golkar, korban YNS mengaku sangat kecewa dan takut jika partai melindungi kadernya.

“Aku sangat kecewa lihat itu, dan takut kalau partai benar-benar lindungi kadernya, apalagi ada mama Libby dan pak ketua DPD II disamping YM,” ujarnya kepada media ini melalui chat whatsApp.

Lebih lanjut Korban YNS menjelaskan perasaannya bahwa tindakan YM benar-benar melukai hati dan merusak masa depan, namun tak ada rasa malu dan menganggap biasa dengan tampil di publik bersama para pimpinan partai.

Menurut YNS hal itu menambah luka mendalam dan rasanya ingin menyerah sebab terduga pelaku punya relasi kuasa yang sangat kuat, dan dikelilingi orang-orang hebat.

“Aku gak kuat, Aku nyerah, bisa-bisanya dia (YM) bahagia di atas penderitaanku, tanpa rasa malu,”lanjut YNS melalui pesan WhatsApp.

Sampai berita ini diterbitkan terduga pelaku YM belum merespon konfirmasi dari tim media.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *