SUARANTT.COM,- Ikatan Mahasiswa Alor Barat Daya (IKMAS ABAD) resmi bangkit setelah enam tahun vakum melalui Musyawarah Istimewa yang digelar di Aula UPG 1945 NTT, Sabtu (23/5/2026).
Momentum ini menjadi titik awal rekonstruksi organisasi dengan semangat persaudaraan dan penguatan peran mahasiswa bagi daerah.
Mengusung tema “Rekonstruksi IKMAS ABAD: Bersatu dalam Perbedaan, Kuat dalam Persaudaraan, dan Berkarya dalam Nilai-Nilai Kebudayaan”, forum tersebut dihadiri mahasiswa, alumni, dan perwakilan orang tua.
Koordinator penyelenggara, Petrus Eryah, menyebut kegiatan ini bukan sekadar forum formal, melainkan ruang refleksi dan pembenahan organisasi
“Musyawarah ini adalah momen untuk membangun kembali kekuatan organisasi. Kita datang dari latar belakang yang berbeda, tetapi disatukan oleh tujuan yang sama: kemajuan Alor Barat Daya,” ujarnya.
Ia menegaskan, keberagaman dalam tubuh organisasi harus menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan.
Perwakilan senior, Beri Durakal, menyampaikan harapan agar IKMAS ABAD kembali menjadi wadah pembelajaran kepemimpinan dan pengabdian.
“IKMAS ABAD harus menjadi ruang pembinaan yang melahirkan kader berkualitas serta memiliki kepedulian sosial terhadap masyarakat,” katanya.
Hal senada disampaikan Koilal Alokebel, perwakilan orang tua sekaligus akademisi yang membuka kegiatan tersebut.
Ia menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan organisasi.
“Jangan sampai terjadi lagi kevakuman. Organisasi ini harus terus bergerak dan kaderisasi harus berjalan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar program kerja yang disusun tidak bersifat seremonial semata, tetapi menjawab kebutuhan nyata anggota dan masyarakat.
Musyawarah Istimewa ini turut dihadiri salah satu perintis IKMAS ABAD, Martinus Atabui, sebagai bentuk dukungan terhadap kebangkitan organisasi.
Dalam forum tersebut, peserta juga menetapkan kepengurusan baru masa bakti 2026–2027 melalui mekanisme musyawarah mufakat.
Adapun susunan pengurus yang terpilih yakni:
Ketua: Marten N. Laapuling
Sekretaris: Putra Mlelape
Bendahara: Sriflorinda Manilau
Ketua terpilih, Marten N. Laapuling, menyatakan komitmennya untuk menghidupkan kembali peran organisasi secara aktif dan berkelanjutan.
“Kami tidak hanya ingin bangkit secara simbolik, tetapi menghadirkan karya nyata bagi mahasiswa dan masyarakat Alor Barat Daya,” ujarnya.
Dengan berakhirnya Musyawarah Istimewa 2026, IKMAS ABAD menegaskan eksistensinya sebagai organisasi mahasiswa yang siap berkontribusi dalam pembangunan daerah, berlandaskan semangat persaudaraan dan pengabdian.

