MBG Versi Gibran dan Realisasi: Dari Ibu-Ibu, Warteg hingga Skema Pelaksanaan Pemerintah

SUARANTT.COM,-Perbincangan mengenai konsep pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat setelah beredar sebuah desain yang membandingkan apa yang disebut sebagai “MBG versi Gibran” dengan “MBG versi Prabowo”.

Jika ditelusuri berdasarkan pernyataan publik, gagasan mengenai pelibatan pelaku usaha lokal dalam program makan gratis memang telah disampaikan Gibran Rakabuming Raka jauh sebelum program MBG berjalan sebagai program pemerintah.

Dalam debat calon wakil presiden pada 22 Desember 2023, Gibran menyampaikan bahwa program makan siang gratis tidak hanya berkaitan dengan pemberian makanan kepada anak sekolah, tetapi juga dapat menjadi stimulus ekonomi bagi masyarakat daerah.

Ia menyebut ibu-ibu, warteg, warung dan katering sebagai bagian yang dapat terlibat dalam penyediaan makanan.

Gagasan tersebut kembali terlihat dalam tahapan uji coba. Pada 23 Juli 2024, ketika meninjau uji coba makan bergizi gratis di SDN Sentul, Kabupaten Bogor, Gibran menyatakan bahwa pelaksanaan program masih menggunakan berbagai skema.

Skema yang disebut antara lain melibatkan UMKM, warung kecil, warteg dan katering kecil. Menurut Gibran ketika itu, berbagai model tersebut diuji sebelum ditentukan skema yang dianggap efektif.

Bahkan, Gibran menyebut uji coba akan berlangsung hingga Oktober 2024 dan masukan dari penerima manfaat, orang tua, guru, komite sekolah serta ahli gizi akan menjadi bagian dari evaluasi.

Sementara itu, pada 6 Mei 2024, Gibran menyatakan bahwa program makan siang gratis merupakan bagian dari visi-misi Prabowo-Gibran dan akan menjadi salah satu program percepatan 100 hari pemerintahan mendatang. Ia juga pernah menyebut fokus program di wilayah 3T tertinggal, terdepan dan terluar.

Jejak publik yang paling jelas adalah 22 Desember 2023, ketika Gibran secara eksplisit menguraikan pelibatan ibu-ibu, warteg, warung dan katering dalam program makan siang gratis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *