SUARANTT.COM,-Kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana di Pulau Flores mendorong sejumlah organisasi kepemudaan dan komunitas di Kabupaten Alor membentuk gerakan solidaritas kemanusiaan melalui Aliansi Pemuda Alor Peduli Bencana Flores.
Gerakan tersebut melibatkan berbagai organisasi dan komunitas kepemudaan, yakni PMKRI, GMKI, GAMKI, KNPI, PMII, Komunitas Gereja Tangguh Bencana Alor, Permas Abal, Gemparti, IMK, BEM Untrib, serta Pemuda GMIT.
Aliansi ini mengajak masyarakat Kabupaten Alor untuk bersama-sama memberikan dukungan kepada masyarakat Flores yang sedang menghadapi dampak bencana.
Melalui gerakan bertajuk “Bersatu dalam Kepedulian, Menyalakan Harapan di Tengah Duka”, Aliansi Pemuda Alor membuka penggalangan donasi berupa pakaian layak pakai, uang tunai, dan sembako atau bahan kebutuhan pokok.
Koordinator Aliansi Pemuda Alor, Ben Oni Karibera, S.Pd, mengatakan gerakan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian masyarakat Alor terhadap saudara-saudara mereka yang sedang mengalami musibah di Flores.
Menurutnya, Alor dan Flores merupakan bagian dari Provinsi Nusa Tenggara Timur yang memiliki ikatan persaudaraan yang kuat sebagai sesama masyarakat kepulauan.
“Flores adalah bagian dari NTT, dan Alor juga adalah bagian dari NTT. Kita adalah saudara yang dibentuk dalam satu kandungan Kepulauan Flobamora,” demikian pesan solidaritas yang disampaikan dalam gerakan tersebut.
Aliansi menilai bantuan sekecil apa pun yang diberikan masyarakat memiliki arti penting bagi para korban bencana. Karena itu, masyarakat diajak untuk tidak melihat besar kecilnya bantuan, melainkan semangat kepedulian dan kemanusiaan di balik bantuan tersebut
“Sekecil apa pun bantuan kita, sangatlah berarti bagi mereka. Mari sama-sama kita wujudkan kepedulian kita tanpa batas,” demikian seruan Aliansi Pemuda Alor.
Selain menggalang bantuan berupa barang, masyarakat yang ingin berpartisipasi juga dapat menyalurkan donasi dalam bentuk uang melalui rekening BRI 466201027114537 atas nama Asri Meriyanti Hermolinda Fabak, selaku Bendahara Aliansi Pemuda Alor.
Sementara itu, bantuan berupa pakaian layak pakai dan sembako dapat disalurkan melalui Sekretariat GMKI-Kalabahi.
Gerakan tersebut diharapkan menjadi ruang bersama bagi masyarakat Alor untuk menunjukkan solidaritas kemanusiaan sekaligus membantu meringankan beban warga Flores yang terdampak bencana.
Aliansi Pemuda Alor menegaskan bahwa kepedulian terhadap sesama tidak mengenal batas wilayah. Dari Alor, semangat persaudaraan diharapkan dapat terus mengalir untuk membantu masyarakat Flores melewati masa sulit dan bangkit kembali.
“Ringankan beban, bangkitkan harapan, pulihkan Flores.”
