Dua Rumah Warga Kampung Wuas Hancur Diterjang Gempa Flores, Sejumlah Bangunan Retak

SUARANTT.COM,-Gempa bumi kuat yang mengguncang Pulau Flores pada Sabtu (15/8/2026) menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. Di Kampung Wuas, Desa Rende Nao, Kecamatan Lamba Leda Timur, Kabupaten Manggarai Timur, dua unit rumah warga dilaporkan hancur, sementara sejumlah rumah lainnya mengalami retak pada bagian dinding.

Gempa tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) sekitar pukul 05.58 Wita. Guncangan kuat membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Getaran gempa yang berlangsung cukup lama menyebabkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan. Dinding rumah retak, bata dan plester berjatuhan, hingga bagian teras serta tembok rumah roboh. Material bangunan berserakan di halaman dan sekitar permukiman warga.

Berdasarkan pantauan media ini di Kampung Wuas, dua rumah milik warga, yakni Vensi Nawar dan Titus Juna, mengalami kerusakan parah hingga sebagian bangunan runtuh. Selain kedua rumah tersebut, sejumlah rumah warga lainnya juga mengalami keretakan pada bagian dinding.

Rumah yang selama ini menjadi tempat berlindung keluarga kini tampak porak-poranda. Material berupa beton, batu, kayu, seng dan pecahan bangunan berserakan di sekitar rumah.

Kerusakan tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian material, tetapi juga meninggalkan kesedihan dan trauma bagi keluarga pemilik rumah. Tempat yang sebelumnya menjadi ruang berkumpul dan berlindung kini hanya menyisakan puing-puing.

Meski demikian, warga bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pemilik rumah harus menghadapi kerugian material yang diperkirakan cukup besar akibat kerusakan bangunan.

Pasca-gempa utama, warga masih dihantui kekhawatiran terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Sebagian warga memilih tetap berada di luar rumah karena takut bangunan yang telah mengalami kerusakan dapat membahayakan keselamatan.

Warga yang rumahnya mengalami kerusakan diimbau tidak terburu-buru kembali menempati bangunan sebelum dilakukan pemeriksaan dan dipastikan aman.

Kondisi Kampung Wuas menjadi salah satu gambaran dampak gempa yang mengguncang Pulau Flores. Warga kini tidak hanya harus membersihkan puing-puing bangunan, tetapi juga menghadapi kebutuhan tempat tinggal dan pemulihan kehidupan pascabencana.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada bantuan yang diterima warga terdampak dari pemerintah maupun pihak lainnya.
(ARDY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *