SUARANTT.COM,-Panitia Hari Raya Gerejawi (PHRG) Jemaat GMIT Elim Naibonat menggelar turnamen futsal lintas gereja bekerja sama dengan Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPC GAMKI) Kabupaten Kupang. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda, Hari Pahlawan, sekaligus menyambut Bulan Keluarga.
Mengusung tema “Pemuda Bergerak, Gereja Bertumbuh”, kegiatan tersebut dijadwalkan dibuka oleh Bupati Kupang pada Jumat, 30 Oktober 2026, pukul 15.00 WITA, bertempat di Jemaat GMIT Elim Naibonat.
Ketua Panitia, Mikjen Tulle, berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik, lancar, dan sesuai tujuan. Ia berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mempererat persaudaraan lintas gereja, menumbuhkan sportivitas, melestarikan budaya lokal, serta memberikan manfaat bagi pemuda, keluarga, dan masyarakat.
Panitia mencatat sebanyak 35 tim telah mendaftar, terdiri atas 20 tim kategori U-16 dan 15 tim kategori U-17. Para peserta berasal dari kalangan pemuda umum, pemuda GMIT, serta berbagai denominasi gereja.
Selain futsal, kegiatan ini juga diisi lomba tarian daerah Bosan Halan untuk melestarikan budaya lokal, penyediaan ruang bagi pelaku UMKM jemaat, serta seminar tentang hak waris anak perempuan.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, memperkuat kebersamaan, sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap persoalan sosial dan keadilan dalam keluarga.
“Keluarga harus menjadi tempat pertama keadilan dipraktikkan,” demikian pesan yang disampaikan dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari Ketua Majelis Jemaat GMIT Elim Naibonat, Pdt. Erens Fanggidae, S.Th. Dalam kepanitiaan, Mikjen Tulle didampingi Sekretaris Panitia, Willy David Doko Ha’e, bersama Jefta Oematan, Tommy Ully, Raja Daud, Jibrael Lado, Rofilus Behi, Alda Sodak, Ningsih Fangidae, Anggi Oematan, Maya Lubalu, Ricardo Oematan, Merja Tuka, Lasarus Lohanguru, Alex Reinati, James Dapasunga, Isakh Oematan, Yopi Manu, serta anggota panitia lainnya.
Keterlibatan seluruh panitia dan dukungan jemaat menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kegiatan yang memadukan olahraga, kebudayaan, pemberdayaan ekonomi, dan pendidikan keadilan bagi keluarga.
GAMKI Dorong Pemuda Menjadi Penggerak Perubahan
Ketua DPC GAMKI Kabupaten Kupang, Deasy M.C. Ballo-Foeh, menegaskan bahwa turnamen tersebut bukan sekadar pertandingan olahraga, melainkan sarana membangun karakter, solidaritas, dan persaudaraan di tengah keberagaman.
“Pemuda gereja tidak boleh hanya menjadi penonton perubahan. Melalui olahraga, kita membuka ruang bagi anak muda untuk bertumbuh, membangun karakter, dan belajar hidup dalam persaudaraan,” tegas Deasy.
Menurutnya, semangat Sumpah Pemuda perlu diwujudkan melalui tindakan nyata yang mempertemukan generasi muda dari berbagai latar belakang. Lapangan olahraga dapat menjadi ruang pembelajaran tentang disiplin, kerja keras, kejujuran, sportivitas, dan penghormatan terhadap sesama.
Ia juga menegaskan pentingnya membangun generasi muda yang tangguh sebagai bagian dari upaya memperkuat gereja, keluarga, dan masyarakat di Kabupaten Kupang.
“Kita tidak bisa membangun gereja yang kuat tanpa pemuda yang bertumbuh. Kita tidak bisa membangun masyarakat yang tangguh tanpa keluarga yang kokoh. Dan kita tidak bisa membangun masa depan Kabupaten Kupang tanpa memberi kesempatan kepada generasi mudanya untuk berkembang,” ujarnya.
Sekretaris DPC GAMKI Kabupaten Kupang, Edo Kaesmetan, berharap kegiatan tersebut mempererat hubungan antara organisasi kepemudaan, gereja, dan masyarakat serta melahirkan program yang berdampak nyata bagi generasi muda.
Kegiatan ini juga dijadwalkan dihadiri Ketua DPD GAMKI Provinsi Nusa Tenggara Timur, Winston Neil Rondo, S.Pt., yang diharapkan memberikan dukungan dan motivasi bagi peserta serta panitia.
Melalui kerja sama PHRG Jemaat GMIT Elim Naibonat dan DPC GAMKI Kabupaten Kupang, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat persaudaraan lintas gereja, merawat budaya lokal, dan mendorong generasi muda mengambil bagian dalam membangun masa depan daerah.
