SUARANTT.COM,-Bupati Manggarai menghadiri kegiatan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026 Regional Nusa Tenggara dan Maluku yang berlangsung di Merumatta Senggigi Hotel, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan rapat koordinasi yang menghadirkan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, yang memberikan sejumlah arahan strategis kepada pemerintah daerah, khususnya terkait upaya menjaga stabilitas politik, keamanan, dan ketertiban umum.
Dalam arahannya, Mendagri menekankan beberapa poin penting. Pertama, pemerintah daerah diminta memperkuat peran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sebagai wadah strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di daerah.
Kedua, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) didorong untuk lebih aktif, terutama di wilayah yang rawan konflik berbasis isu keagamaan. FKUB diharapkan tidak hanya bergerak saat konflik terjadi, tetapi juga melakukan deteksi dini dan pendekatan preventif kepada masyarakat.
Ketiga, pemerintah daerah diminta segera membentuk dan mengoptimalkan Tim Penanganan Konflik Sosial (TPKS) sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2012 tentang Penanganan Konflik Sosial. Tim ini memiliki tugas dalam pencegahan, penghentian, serta pemulihan pascakonflik melalui rekonsiliasi dan rekonstruksi.
Keempat, Mendagri menekankan pentingnya peningkatan sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat guna menjaga kerukunan sosial di wilayah Nusa Tenggara dan Maluku.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, para gubernur, bupati/wali kota se-wilayah Maluku dan Nusa Tenggara, serta jajaran Forkopimda regional.
(Agustinus Ardi)

