Pelantikan IKMAS ABAD 2026/2027: Momentum Perkuat Solidaritas Mahasiswa Alor

SUARANTT.COM,-Ikatan Mahasiswa Alor Barat Daya (IKMAS ABAD) resmi melantik Badan Pengurus Baru masa bakti 2026/2027 dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Aula Universitas PGRI 1945 NTT, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menjaga kesinambungan organisasi mahasiswa yang menghimpun generasi muda asal Kabupaten Alor, khususnya dari wilayah Alor Barat Daya.
Pelantikan dihadiri oleh sejumlah pihak, di antaranya para senior IKMAS ABAD, orang tua organisasi, perwakilan organisasi pemuda daerah (OPK) se-Kabupaten Alor, serta seluruh anggota dan pengurus baru.
Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan oleh senior Beri Durakal, yang menetapkan secara resmi kepengurusan baru sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi.
Ketua IKMAS ABAD periode 2026/2027, Marten N. Laapuling, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada orang tua, para senior, serta seluruh keluarga besar IKMAS ABAD. Apresiasi juga kami sampaikan kepada pihak Universitas PGRI 1945 NTT yang telah memfasilitasi kegiatan ini,” ujarnya.
Marten menekankan pentingnya menjaga kekompakan dalam organisasi sebagai fondasi utama dalam menjalankan program kerja ke depan.
“Saya harap kita semua mampu menurunkan ego dan saling merangkul. Dengan begitu, setiap program yang dirancang dapat berjalan efektif dan memberi manfaat, baik bagi anggota, masyarakat, maupun daerah asal kita,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa organisasi merupakan ruang pembelajaran yang tidak kalah penting dari lingkungan kampus.
“Organisasi adalah tempat belajar kedua. Ilmu dari kampus harus diterapkan di organisasi, dan pengalaman organisasi harus mampu menjadi solusi bagi persoalan di masyarakat,” jelas Marten.
Menurutnya, pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Kita harus membangun solidaritas dan kepemimpinan yang kuat untuk mewujudkan organisasi yang aktif, inovatif, dan berintegritas,” tambahnya, seraya mengusung semangat “Persaudaraan Tanpa Memandang Perbedaan”.
Sementara itu, senior IKMAS ABAD, Ona Kawankari, yang menutup kegiatan tersebut, menekankan pentingnya konsolidasi internal dan eksternal organisasi.
Ia mendorong pengurus baru untuk aktif membangun komunikasi dengan berbagai elemen, termasuk pemerintah daerah.
“Perkuat konsolidasi internal, dan bangun jaringan dengan elemen lokal. Mulailah dari program-program kecil di desa, serta jalin hubungan dengan pihak birokrasi agar program kerja dapat berjalan optimal,” pesannya.
Kegiatan ditutup dengan harapan besar agar kepengurusan baru mampu membawa IKMAS ABAD menjadi organisasi yang semakin solid dan berdampak, dengan semangat “IKMAS ABAD Jaya Selalu”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *