SUARANTT.COM,-Turnamen sepak bola bupati Alor Cup I tahun 2025 makin seru memasuki babak semi Final.
Empat tim yang sudah dipastikan lolos ke semi final yakni kecamatan Alor barat daya (ABAD) kecamatan pantar barat (PB), kecamatan alor timur laut (ATL) dan kecamatan mataru (MATARU FC).
Pantauan media ini,babak perempat final yang penuh dramatis tersaji di stadion Batu Nirwala Kalabahi pada Selasa (29/7/2025) sore.
Pertandingan tersebut dimenangkan oleh kecamatan Mataru dengan skor 1-0. Gol Tercipta lewat titik putih melalui kaki Muhajirin Rasang pemain kecamatan Mataru nomor punggung 18.
Situasi ini sempat menimbulkan kericuhan namun atas komunikasi baik antara panitia, pihak keamanan dan manager kedua tim akhirnya pertandingan dilanjutkan.
Menanggapi hasil pertandingan, Camat Mataru Antonius A.G Atakari memberi apresiasi kepada seluruh pemain dan manager official dari tim Mataru FC.
Antonius optimis akan membawa pulang piala bupati ke mesbah orang Abui. Dengan memohon restu Alam, Leluhur dan Tuhan untuk perjuangan memenangkan turnamen ini.
“Kami dari mataru yakin teguh dan percaya, piala bupati cup kami harus bawa pulang di Mesbah orang Abui. Optimis masuk final dan bawah pulang piala ke mesbah orang Abui di Mataru, dan oleh karena itu Tuhan, Alam dan Leluhur menyertai kami,” Ujarnya saat di temui media ini.
Selain itu Camat Mataru juga mengajak seluruh masyarakat Mataru untuk mendoakan kondisi bupati Alor Iskandar Lakamau yang saat ini masih dalam perawatan dokter.
Hal senada disampaikan oleh manager tim Mataru Osias Alomau, bahwa akan membawa pulang piala bupati ke mesbah orang abui. Dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Menurutnya dengan menjaga sportifitas sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah daerah kabupaten Alor dibawah kepemimpinan Iskandar Lakamau dan Rocky Winaryo.
“Yang pertama Mataru harus menjunjung tinggi sportifitas, untuk mensukseskan piala bupati yang sekarang di pimpin oleh bapak Iskandar Lakamau dan bapak Rocky Winaryo,”ujarnya.
Sebagai Manger dirinya menegaskan Mataru harus membawa piala bupati ke Mesbah orang Mataru.
“Sebagai manager harus berupaya bawah piala pulang ke mesbah orang Mataru,”tuturnya.
Sementara Pelatih Mataru FC, Jemi Padakama mengucapkan limpah terima kasih atas dukungan semua pihak, sebab tanpa dukungan Mataru bukanlah apa-apa.
Jemi Padakama juga memberi apresiasi khusus terhadap para suporter Mataru FC, sebab selama 60 menit pertandingan suporter Mataru FC memberi dukungan secara totalitas dan tetap menjaga sportifitas.
“60 Menit kita lawan, setelah itu kita basodara kaka adik, tetap jaga kedamaian,” Ujar Jemi Padakama.
Jemi Padakama juga bersyukur kepada Tuhan karena kemenangan atas Pantar Timur, menurutnya bukan kehebatan para pemain atau manager official namun semua karena kemurahan Tuhan.
“Bukan kehebatan kami tapi itu adalah anugerah Tuhan, yang berikut kami juga berterima kasih kepada semua pihak yang mendukung tim Mataru, tetap jaga kedamaian dan kita kawal sampai final,” Ujar pelatih.
Untuk diketahui babak semi final akan mempertemukan tim Pantar Barat VS Abad, dan Mataru VS ATL pada hari rabu dan kamis mendatang.
