Home / HEADLINE / 571 SARJANA PENDIDIKAN STKIP ST.PAULUS RUTENG DI WISUDA
571 SARJANA PENDIDIKAN STKIP ST.PAULUS RUTENG DI WISUDA

571 SARJANA PENDIDIKAN STKIP ST.PAULUS RUTENG DI WISUDA

Ruteng,Suara NTT- Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan  (STKIP) St.Paulus Ruteng mewisuda 571 Sarjana Strata satu yang terdiri dari 173 orang Program Percepatan, 221 orang jurusan PGSD, 94 orang jurusan Bahasa Inggris dan 85 orang jurusan Teologi pada Jumat, 9/11 di Aula Misio STKIP St.Paulus Ruteng.

Acara Wisuda tersebut turut dihadiri Koordinator Kopertis Wilayah VIII, Prof DR. I Nyoman Sucipta, Pembina Yayasan STKIP St.Paulus Ruteng, Romo Laurens Sopang,Pr, dan Asisten III Bupati Manggarai Ety Leok.

Pada kesempatan itu, Ketua Sekolah STKIP St.Paulus Ruteng, DR.Yohanes S. Boy Lon atau yang disapa Romo Jhon mengatakan para wisudawan dan wisudawati adalah kebanggaan almamater. “Hari ini kalian telah menunjukan bahwa kalian adalah kebanggaan almamater yang siap ditugaskan sebagai pendidik di negeri ini khususnya di Propinsi NTT dan tanah Manggarai,” ujar Romo Jhon.

Sementara itu, Pembina Yayasan STKIP St.Paulus Ruteng, Romo Laurens Sopang,Pr yang juga mewakili Uskup Ruteng, Mgr Huber Leteng menyampaikan profisiat, semoga dengan diwisudanya 571 Sarjana Pendidikan dapat membawa perubahan bagi bangsa ini khususnya bagi daerah ini.

Kepada para wisudawan wisudawati Sopang mengajak agar para sarjana lulusan STKIP. St.Paulus Ruteng agar  jangan hanya berbangga memiliki tanduk pengetahuan, tetapi juga harus memiliki iman yang membawa perubahan, yang membentuk pribadi yang berkarakter, berintegritas, memiliki hati yang penuh cinta, belas kasih dan pengampunan.

Dirinya juga menegaskan bahwa negeri ini hanya dapat dibangun di atas iman yang kokoh. “Tidak cukup kita hanya bangga memiliki ilmu, tetapi juga harus bangga memiliki iman yang membentuk karakter. Ingat, kurang lebih 40% kejahatan di negeri ini dilakukan oleh kaum intelektual. Ilmu tanpa iman adalah sia-sia. Jadilah sarjana terang dan garam dunia yang selalu menggagas pikiran-pikiran positif,” ujarnya berharap.

Dari 571 wisudawan, salah satu diantaranya, Klaudius Oranom Maris mendapatkan IPK tertinggi 3,94. Nilai yang nyaris sempurna. Dalam orasi ilmiahnya mewakili para wisudawan, Klaudius mengatakan sebagai Sarjana Pendidikan, para wisudawan wisudawati telah siap mengaktualisasikan ilmu pengetahuannya kepada masyarakat, nusa dan bangsa.

Dirinya juga mencontohkan kesiapan mereka mengaktualisasikan ilmu pengetahuan Bahasa Inggris yang mereka miliki dengan melakukan kegiatan nyata mempromosikan Kampung Wae Rebo, yang adalah kampung tradisional di wilayah Satarmese Barat. Kampung Wae Rebo pun kemudian mendapat penghargaan dari UNESCO sebagai warisan budaya dunia.

Klaudius memperoleh predikat kelulusan Cum Laude bersama 30 lulusan lainnya, dengan urutan IPK, juara I, Klaudius Oranom Maris dengan IPK, 3,94, juara II Ferdinandus Maks Jema dengan IPK 3,90, Juara III, Avelina Bengkes Nai dengan IPK, 3,83 yang semuanya dari Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, dan Juara III lainnya Herlina Hadia dengan IPK 3,83 dari Jurusan Pendidikan Teologi.

Koordinator Kopertis Wilayah VIII, Prof DR . I Nyoman Sucipta menyatakan kebanggaannya atas prestasi dan capaian lembaga pendidikan yang telah memasuki usia 53 tahun itu. Dirinya juga menyampaikan dukungan terhadap peningkatan status STKIP menjadi universitas.(Alfan Manah)

About penulis

Scroll To Top